Baca Jambi – Upaya membentengi generasi muda dari pelanggaran hukum dan perilaku menyimpang terus digencarkan.
Kali ini, Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur turun langsung ke sekolah melalui program Jaksa Mengajar yang dirangkaikan dengan aksi gotong royong Program Indonesia ASRI di SMPN 21 Tanjung Jabung Timur, Jumat (13/2/2026).

Tak sekadar memberikan penyuluhan, jajaran Kejari Tanjab Timur bersama pihak sekolah dan Dinas Pendidikan lebih dulu menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam mendukung Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah).
Sekretaris Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur, Trisyanto, S.E., menegaskan bahwa pendidikan karakter dan kesadaran hukum harus berjalan beriringan dengan pendidikan akademik.
“Sekolah harus menjadi ruang aman dan nyaman. Melalui sinergi ini, kita ingin siswa memiliki benteng moral dan pemahaman hukum yang kuat,” ujarnya.
Dalam sesi utama, Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanjab Timur, Rahmad Abdul, S.H., menyampaikan materi bertema Sadar Hukum Lingkungan Sejak Dini. Ia menekankan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari kepatuhan terhadap hukum.
“Kesadaran hukum tidak lahir saat dewasa, tetapi dibentuk sejak bangku sekolah. Tindakan kecil seperti menjaga kebersihan adalah bagian dari tanggung jawab hukum dan moral,” tegasnya.
Tak kalah penting, materi tentang bullying turut menjadi perhatian serius. Kasubsi II Seksi Intelijen, Fikry Fachlevi, S.H., mengingatkan bahwa perundungan bisa berdampak panjang dan berujung konsekuensi hukum.
“Bullying bukan candaan. Ada dampak psikologis dan ada konsekuensi hukum. Jangan sampai masa depan rusak karena tindakan yang dianggap sepele,” ujarnya di hadapan sekitar 40 siswa peserta kegiatan.
Kepala SMPN 21 Tanjung Jabung Timur, Hendri Darmanto, S.H.I., menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap program serupa terus berlanjut.
“Ini bukan hanya penyuluhan, tetapi investasi karakter bagi anak-anak kami,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Kejari Tanjab Timur menegaskan komitmennya membangun generasi muda yang sadar hukum, berkarakter kuat, dan peduli lingkungan. (Wahyu)











