Baca Jambi – Upaya memperkuat ketahanan bangsa terhadap ancaman narkoba kini meluas ke lingkungan aparatur negara.
Hal ini terwujud dalam audiensi antara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI pada Selasa (24/2/2026) di Kantor BKN, Cililitan, Jakarta Timur.
Pertemuan membahas sinergi pencegahan dan pengawasan penyalahgunaan narkoba di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, didampingi Sekretaris Utama dan Kepala Biro SDMAO, menyampaikan apresiasi atas dukungan BKN terhadap agenda nasional anti-narkoba.
“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BKN atas kerja sama yang telah terjalin selama ini,” ujar Suyudi Ario Seto.
Ia juga menyebut sejumlah kolaborasi BNN dengan kementerian/lembaga lain, seperti integrasi kurikulum anti-narkoba dengan Kemendikbudristek melalui Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (ANANDA BERSINAR).
Menanggapi itu, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh berharap kolaborasi BNN-BKN semakin erat untuk memperkuat pencegahan narkoba di kalangan ASN.
Ia menekankan sosialisasi intensif dan deteksi dini melalui tes urine tanpa pemberitahuan.
“Pencegahan narkoba di kalangan ASN harus diperkuat karena dapat mengganggu kinerja dan kehidupan mereka,” tegas Zudan.
Zudan menambahkan, BKN memiliki sistem manajemen talenta dan bank data calon pejabat untuk memastikan penempatan pemimpin berintegritas, termasuk bebas narkoba.
Ini bagian dari komitmen membangun birokrasi sehat dan profesional guna mendukung pembangunan nasional. (Red)











