Baca Jambi – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., memimpin audiensi strategis bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, untuk percepatan hunian layak bagi masyarakat.
Didampingi seluruh bupati dan walikota se-Provinsi Jambi, pertemuan digelar di Ruang Rapat Menteri Lantai 21 Wisma Mandiri Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (23/02/2026).
Audiensi ini menyatukan program daerah dengan kebijakan nasional. Menteri Ara—sapaan akrab Maruarar Sirait—menyambut rombongan Jambi, didampingi Sekretaris Jenderal dan para Direktur Jenderal Kementerian PKP.
Gubernur Al Haris menyampaikan tiga usulan prioritas: bedah rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), pembangunan rumah susun (Rusun) di lokasi strategis, serta penataan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) kawasan kumuh.
“Kehadiran kami bersama bupati dan walikota menunjukkan komitmen kuat agar warga Jambi dapat hunian layak melalui bedah rumah dan penataan kawasan kumuh,” ujar Al Haris.
Menteri Ara menekankan pendekatan terintegrasi, bukan parsial. “Jambi bisa jadi percontohan kolaborasi pendanaan dari APBN, APBD, CSR, BSPS, hingga KUR Perumahan,” tegasnya.
Ia juga libatkan PNM dan banker perempuan untuk pembinaan ekonomi warga, guna lahirkan wirausaha lokal.
Kepala daerah mengapresiasi langkah ini, yang diproyeksikan pangkas birokrasi perumahan rakyat.
Kementerian rencanakan kunjungan verifikasi lahan dan data. Gubernur didampingi Kepala Bappeda, Kadis Kominfo, Plt. Kadis Perkimtan, Karo Kesra, Plt. Karo Adpim, serta Plt. Kepala Badan Penghubung.
Pertemuan ditutup kesepakatan matangkan data teknis untuk realisasi rumah subsidi dan penataan kumuh bertahap sepanjang 2026. (Red/Rls)











