• Hubungi Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
Sabtu, April 18, 2026
Bacajambi.id
  • Login
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Bacajambi.id

Sikap Indonesia Dalam Joint Statement dengan Tiongkok: Strategi atau Kompromi?

Baca Jambi by Baca Jambi
17 November 2024
in OPINI
0
Sikap Indonesia Dalam Joint Statement dengan Tiongkok: Strategi atau Kompromi?

Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing.

Oleh: Fitri Eka Dani
Mahasiswi Universitas Jambi (Unja) Semester III

Pada 09 November 2024, Indonesia dan Tiongkok mengeluarkan pernyataan bersama mengenai kerja sama maritim yang mencakup wilayah dengan klaim tumpang tindih.

READ ALSO

Imigrasi dan Hilirisasi: Gerbang Sunyi Menuju Kedaulatan Ekonomi

Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo – Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong

Pernyataan ini muncul setelah pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Xi Jinping di Beijing.

Hal tersebut menuai berbagai pandangan, terutama terkait akibat atau dampak terhadap klaim “nine-
dash line” Tiongkok di Laut China Selatan.

Pernyataan ini menyebutkan “kesepahaman penting” tentang pengelolaan bersama di wilayah tersebut, memicu kekhawatiran bahwa Indonesia
mungkin mengakui klaim luas Tiongkok atas perairan strategis ini.

Indonesia sebelumnya dengan tegas menolak klaim “nine-dash line” Tiongkok karena tidak sesuai dengan hukum internasional, khususnya Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS)
1982.

Posisi ini telah menjadi dasar kebijakan maritim Indonesia, terutama terkait perairan di sekitar Kepulauan Natuna.

Namun, penyebutan “wilayah klaim tumpang tindih” dalam pernyataan
terbaru ini berpotensi menimbulkan persepsi bahwa Indonesia melemahkan posisinya.

Menurut pemerintah, kerja sama tersebut fokus pada aspek ekonomi, seperti konservasi perikanan, tanpa mengorbankan kedaulatan Indonesia.

Namun, beberapa pengamat menilai bahwa pernyataan ini memberikan Tiongkok keunggulan strategis, seolah Indonesia menjadi negara ASEAN pertama yang mengakui klaim Tiongkok secara tidak langsung.

Di sisi lain, kita perlu waspadai beberapa hal. Meskipun ada pernyataan bersama, aktivitas kapal China di Zona Ekonomi
Eksklusif (ZEE) Indonesia masih perlu dipantau ketat.

Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa kapal-kapal China masih kerap melakukan pelanggaran di wilayah tersebut.

Jika persepsi ini meluas, hal tersebut dapat merugikan kepentingan nasional Indonesia dan memengaruhi posisi
tawar ASEAN dalam negosiasi Kode Etik Laut China Selatan.

Indonesia harus tetap tegas dalam menjaga kedaulatannya sambil memanfaatkan peluang kerja sama yang saling menguntungkan.

Pernyataan bersama ini mencerminkan dilema yang dihadapi Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara memperkuat kerja sama ekonomi dengan Tiongkok dan melindungi kepentingan kedaulatan nasional.

Meskipun pemerintah telah
menegaskan bahwa perjanjian ini tidak mempengaruhi hak kedaulatan Indonesia.

Related Posts

Imigrasi dan Hilirisasi: Gerbang Sunyi Menuju Kedaulatan Ekonomi
OPINI

Imigrasi dan Hilirisasi: Gerbang Sunyi Menuju Kedaulatan Ekonomi

Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo – Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
OPINI

Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo – Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong

Nyepi dan Renungan Antikorupsi
OPINI

Nyepi dan Renungan Antikorupsi

Gejolak Timur Tengah: Kebijakan Imigrasi Sebagai Instrumen Resiliensi Ekonomi
OPINI

Gejolak Timur Tengah: Kebijakan Imigrasi Sebagai Instrumen Resiliensi Ekonomi

Pelantikan Ketua RT dan Problem Hierarki Hukum: Catatan Kritis atas Perwal Nomor 6 Tahun 2025
OPINI

Pelantikan Ketua RT dan Problem Hierarki Hukum: Catatan Kritis atas Perwal Nomor 6 Tahun 2025

Dilla Berpeluang Miliki Legacy: Buk Bupati Air Bersih di Tanjabtim…?
OPINI

Dilla Berpeluang Miliki Legacy: Buk Bupati Air Bersih di Tanjabtim…?

Next Post
5 Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun Adu Visi dan Misi Sebagai Kampanye Akbar

5 Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun Adu Visi dan Misi Sebagai Kampanye Akbar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

No Content Available
Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

EDITOR'S PICK

Promo Magnetic, NGE-BeAT Kapanpun dan Dimanapun

Promo Magnetic, NGE-BeAT Kapanpun dan Dimanapun

Bupati Tanjab Barat Laksanakan Safari Jumat di Masjid Nurul Huda Desa Suka Damai

Bupati Tanjab Barat Laksanakan Safari Jumat di Masjid Nurul Huda Desa Suka Damai

Pesan Pjs Bupati Tanjabbar di Pilkada 2024: Meski Beda Pilihan, Tetap Jaga Kondusifitas Daerah

Pesan Pjs Bupati Tanjabbar di Pilkada 2024: Meski Beda Pilihan, Tetap Jaga Kondusifitas Daerah

Pride in Every Ride, Supersport New CBR250RR Berkarakter Big Bike

Pride in Every Ride, Supersport New CBR250RR Berkarakter Big Bike

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pasang Iklan

© 2023 BacaJambi.ID

No Result
View All Result
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN

© 2023 BacaJambi.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In