• Hubungi Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
Sabtu, April 18, 2026
Bacajambi.id
  • Login
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Bacajambi.id

Ditjen Bina Adwil Kemendagri Fasilitasi Daerah Tangani Sengketa dan Konflik Pertanahan 

BACA JAMBI by BACA JAMBI
12 November 2025
in NASIONAL, Pemerintahan
0
Ditjen Bina Adwil Kemendagri Fasilitasi Daerah Tangani Sengketa dan Konflik Pertanahan 

Jakarta –  Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Diseminasi dan Asistensi Kebijakan Pemerintahan dalam Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan di Daerah.

Forum yang dibuka oleh Direktur Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara Ditjen Bina Adwil Amran tersebut berlangsung di Hotel Orchard Industri, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

READ ALSO

Dirjen Keuda Pimpin Rakor di NTT, Tekankan Pengendalian Belanja Pegawai dan Kepastian PPPK 

Kementerian ATR/BPN Minta Masyarakat Memastikan Petugas Ukur Tanah yang Datang Merupakan Petugas Resmi BPN

Dalam sambutannya, Amran menyampaikan pentingnya menyelesaikan masalah pertanahan. Langkah ini perlu diawali dengan menggali berbagai permasalahan yang melatarbelakangi agar dapat ditemukan solusi penyelesaian yang tepat.

Kemendagri, berperan memfasilitasi penyelesaian permasalahan tersebut, sementara upaya penyelesaiannya menjadi kewenangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Perlu diingat bahwa kami bukan yang menyelesaikan permasalahan [pertanahan], tetapi yang memfasilitasi, sama juga dengan teman-teman pemerintah daerah,” ujar Amran.

Amran menuturkan, sebagian besar pengaduan terkait pertanahan yang diterima Kemendagri telah berlangsung lama dan kerap kali baru dapat diselesaikan setelah melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Karena itu, rapat diseminasi dan asistensi seperti ini dinilai penting untuk mempertemukan berbagai pihak agar tercapai kesamaan pandangan dalam penanganan konflik di lapangan.

“Di daerah pasti masing-masing punya pengalaman terkait penyelesaian masalah pertanahan. Diselesaikan tahun ini, bisa muncul lagi di tahun depan, di tahun berikutnya, sehingga akan selalu muncul berbagai masalah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amran menyoroti berbagai jenis konflik pertanahan yang sering muncul di daerah, mulai dari klaim kepemilikan tanah atas aset pemerintah daerah (Pemda), izin lokasi pemakaman bukan umum, hingga persoalan tanah ulayat atau tanah adat.

Di sisi lain, Amran menegaskan pentingnya dukungan Pemda terhadap berbagai program strategis nasional, termasuk dalam aspek kebutuhan lahan. Program tersebut antara lain meliputi penyediaan lahan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Sekolah Rakyat, gudang Bulog, dan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih.

“Tentunya pemerintah daerah harus menyiapkan lahan yang tidak bermasalah, ya. Ini yang perlu juga kita pikirkan,” jelasnya.

Dirinya berharap forum ini dapat melahirkan berbagai solusi atas permasalahan tanah yang terjadi di daerah. Karena itu, ia mendorong agar para peserta dari berbagai daerah dapat saling berbagi pengalaman dalam menyelesaikan masalah pertanahan. Hal ini penting, di samping paparan dari berbagai narasumber yang hadir.

“Mudah-mudahan di forum pertemuan ini kita bisa menemukan solusi bersama, kita menemukan jawaban dari berbagai macam permasalahan yang muncul, sehingga fasilitasi yang kami lakukan ini dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi kita semua,” jelasnya.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya Ditjen Bina Adwil Nurbowo Edy Subagio dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan fasilitasi penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, khususnya terkait urusan pertanahan. Ia mengungkapkan, permasalahan pertanahan merupakan isu yang selalu muncul karena menyangkut kepentingan banyak pihak.

“Permasalahan pertanahan sepanjang hidup kita tidak akan pernah habis, sepanjang kita masih hidup di atas tanah bukan di atas air, di udara, kita akan mengalami permasalahan itu dan di daerah dinamikanya tinggi sekali,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembelajaran bagi Pemda yang menghadapi konflik pertanahan di wilayahnya. “Saya yakin teman-teman dari daerah yang ada di sini semua sudah membawa masalah masing-masing daerahnya, yang akan ditanyakan bagaimana solusi penyelesaiannya,” ujarnya.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut dihadiri narasumber dari Kementerian ATR/BPN serta peserta dari sejumlah kabupaten/kota dan provinsi. (tugas).

Tags: Ditjen Bina AdwilKementerian Dalam NegeriPenanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan di Daerah.

Related Posts

Dirjen Keuda Pimpin Rakor di NTT, Tekankan Pengendalian Belanja Pegawai dan Kepastian PPPK 
NASIONAL

Dirjen Keuda Pimpin Rakor di NTT, Tekankan Pengendalian Belanja Pegawai dan Kepastian PPPK 

Kementerian ATR/BPN Minta Masyarakat Memastikan Petugas Ukur Tanah yang Datang Merupakan Petugas Resmi BPN
NASIONAL

Kementerian ATR/BPN Minta Masyarakat Memastikan Petugas Ukur Tanah yang Datang Merupakan Petugas Resmi BPN

Menhan Sjafrie Hadiri Pemakaman Militer Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya di TMP Cikutra yang Gugur di Lebanon
NASIONAL

Menhan Sjafrie Hadiri Pemakaman Militer Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya di TMP Cikutra yang Gugur di Lebanon

Pemkab Merangin Ikuti Entry Meeting BPK, Penertiban Aset jadi Sorotan
Daerah

Pemkab Merangin Ikuti Entry Meeting BPK, Penertiban Aset jadi Sorotan

Menteri PANRB Terbitkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan Bagi Pegawai ASN terkait FWH
NASIONAL

Menteri PANRB Terbitkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan Bagi Pegawai ASN terkait FWH

Mendagri Instruksikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Standby di Wilayah Masing-Masing Seminggu Sebelum dan Sesudah Lebaran 
NASIONAL

Mendagri Terbitkan Surat Edaran Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda terkait WFH

Next Post
Kementerian ATR/BPN Percepat LP2B Guna Menekan Laju Alih Fungsi Sawah 

Kementerian ATR/BPN Percepat LP2B Guna Menekan Laju Alih Fungsi Sawah 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

No Content Available
Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

EDITOR'S PICK

OJK Luncurkan Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan

OJK Luncurkan Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan

Serahkan Bantuan Kesenian, Edi Purwanto: Impementasi Tri Sakti Bung Karno

Serahkan Bantuan Kesenian, Edi Purwanto: Impementasi Tri Sakti Bung Karno

Gubernur Al Haris Dukung Usulan Dana Bagi Hasil Antara Pusat dan Daerah

Gubernur Al Haris Dukung Usulan Dana Bagi Hasil Antara Pusat dan Daerah

Kadis PUPR Provinsi Jambi M Fauzi Hadiri Pencanangan Sungai Batanghari Bersih

Kadis PUPR Provinsi Jambi M Fauzi Hadiri Pencanangan Sungai Batanghari Bersih

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pasang Iklan

© 2023 BacaJambi.ID

No Result
View All Result
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN

© 2023 BacaJambi.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In