• Hubungi Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
Rabu, Juni 17, 2026
Bacajambi.id
  • Login
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Bacajambi.id

Menenun Harapan Hijau, Menguji Sinkronisasi: Lingkungan Hidup dalam Pusaran Asta Cita

Baca Jambi by Baca Jambi
29 April 2026
in OPINI
0
Menenun Harapan Hijau, Menguji Sinkronisasi: Lingkungan Hidup dalam Pusaran Asta Cita

Oleh: Abdullah Rasyid

Kemarin malam, saya ikut hadir di Acara Tasyakuran dan Doa untuk Jumhur Hidayat di Great Institute yang dilantik Presiden Prabowo sebagai Menteri Lingkungan Hidup yang baru, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang menempati pos baru sebagai Wakin Menko Pangan.

READ ALSO

Sapi–Pisang di Garis Batas: Ketika Kedaulatan Bertemu Kemanusiaan

Dapur Besar dan Titik Merah Kecil

Pelantikan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup di tengah transformasi kabinet saat ini bukan sekadar rotasi jabatan biasa. Di pundaknya, terbentang tantangan besar untuk merajut dua kutub yang seringkali berseberangan: komitmen Indonesia terhadap agenda iklim global dan tuntutan nasionalis-kerakyatan yang termaktub dalam visi Asta Cita Presiden Prabowo

Menagih Implementasi di Atas Kertas

Indonesia tidak kekurangan regulasi. Sejak ratifikasi Paris Agreement hingga lahirnya Perpres No. 98 Tahun 2021 tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK), kerangka hukum kita sudah cukup komprehensif. Namun, publik tentu tidak ingin instrumen ekonomi lingkungan, seperti perdagangan emisi atau FOLU Net Sink 2030, hanya berhenti pada dokumen teknis di laci kementerian.
Ujian nyata Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup adalah membuktikan bahwa keberhasilan dalam pengendalian perubahan iklim berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan rakyat, bukan sebaliknya.

Asta Cita: Menempatkan Rakyat sebagai Subjek

Kekuatan narasi Asta Cita terletak pada penekanan akan kedaulatan bangsa dan kesejahteraan rakyat. Dalam konteks lingkungan, ini berarti pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara berkeadilan. Jika sebelumnya kebijakan lingkungan sering dianggap “elitis” dan berjarak dengan masyarakat, kini saatnya paradigma berubah.
Penanganan krisis sampah, yang menjadi prioritas awal sang Menteri, adalah langkah konkret yang sangat relevan. Namun, keberhasilan menteri baru akan diukur dari keberaniannya memastikan bahwa setiap rupiah dari instrumen ekonomi karbon dan pemulihan lingkungan benar-benar mengalir ke komunitas lokal yang selama ini menjadi garda terdepan penjaga ekosistem.

Ujian Sinkronisasi dan Penegakan Hukum

Keberhasilan Jumhur Hidayat terletak pada kemampuannya melakukan sinkronisasi yang presisi: menyelaraskan ambisi internasional yang ketat dengan visi nasionalis pemerintah. Di satu sisi, Indonesia harus memenuhi standar global untuk mempertahankan posisi strategisnya di kancah internasional. Di sisi lain, sang Menteri harus memiliki ketegasan untuk menegakkan hukum lingkungan tanpa pandang bulu terhadap korporasi yang merusak daya dukung lingkungan.

Penegakan hukum yang tegas terhadap perusak lingkungan adalah bukti bahwa visi “keberlanjutan” dalam Asta Cita bukan sekadar retorika, melainkan keberpihakan nyata kepada rakyat yang terdampak.
Jika mampu menjembatani celah antara ambisi global dan kepentingan domestik, maka Jumhur Hidayat tidak hanya akan dikenang sebagai menteri yang sekadar “membereskan sampah”, tetapi sebagai arsitek yang meletakkan fondasi kedaulatan lingkungan yang pro-rakyat.

Sebab, pada akhirnya, keberlanjutan bangsa bukan hanya soal menghitung jejak karbon, melainkan soal memastikan bahwa ruang hidup rakyat tetap terjaga dari eksploitasi yang tak bertanggung jawab.

Akhirnya saya ucapkan selamat Bang Jumhur, Harapan Presiden dan terutama Rakyat Indonesia ada pada anda. Semoga ini menjadi jembatan dan legacy perjuangan dalam peningkatan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Penulis: Merupakan Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN, selain itu sebagai Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Related Posts

Sapi–Pisang di Garis Batas: Ketika Kedaulatan Bertemu Kemanusiaan
OPINI

Sapi–Pisang di Garis Batas: Ketika Kedaulatan Bertemu Kemanusiaan

Dapur Besar dan Titik Merah Kecil
OPINI

Dapur Besar dan Titik Merah Kecil

Dapur Indonesia, Pesta Singapura: Membongkar Rantai Nilai yang Timpang
OPINI

Dapur Indonesia, Pesta Singapura: Membongkar Rantai Nilai yang Timpang

Menjaga Ekonomi Kreatif dari Pintu Keimigrasian
OPINI

Menjaga Ekonomi Kreatif dari Pintu Keimigrasian

Dari OTT Imigrasi ke Konsolidasi Pelayanan Publik
OPINI

Dari OTT Imigrasi ke Konsolidasi Pelayanan Publik

Perspektif Hukum: Dasar Hukum Hibah Aset Daerah dalam Sistem Pemerintahan Indonesia
OPINI

Perspektif Hukum: Dasar Hukum Hibah Aset Daerah dalam Sistem Pemerintahan Indonesia

Next Post
Gerak Cepat 1×24 Jam, PT Jasa Raharja Serahkan Santunan Rp50 Juta untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Gerak Cepat 1x24 Jam, PT Jasa Raharja Serahkan Santunan Rp50 Juta untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

No Content Available
Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

EDITOR'S PICK

Pemasyarakatan Produktif, Strategi Kemenimipas Tekan Residivisme dan Dorong Ekonomi Inklusif Berbasis Restorative Justice

Pemasyarakatan Produktif, Strategi Kemenimipas Tekan Residivisme dan Dorong Ekonomi Inklusif Berbasis Restorative Justice

Gubernur Al Haris Usulkan Bedah Rumah ke Menteri PKP

Gubernur Al Haris Usulkan Bedah Rumah ke Menteri PKP

DPRD Provinsi Jambi Konsultasi ke ANRI, Siapkan Penguatan Arsip untuk Lindungi Wilayah dan Sejarah Daerah

DPRD Provinsi Jambi Konsultasi ke ANRI, Siapkan Penguatan Arsip untuk Lindungi Wilayah dan Sejarah Daerah

Bupati Anwar Sadat Kukuhkan PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi

Bupati Anwar Sadat Kukuhkan PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pasang Iklan

© 2023 BacaJambi.ID

No Result
View All Result
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN

© 2023 BacaJambi.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In