Baca Jambi – Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya Jawa terasa kental dalam kegiatan Doa Bersama dan Gebyar Suro 1448 H yang diselenggarakan Paguyuban Keluarga Jawa Merangin (PKJM) di Pendopo PKJM, Sabtu (4/7/2026).
Mengusung tema “Rukun Agawe Sentosa, Crah Agawe Bubrah, Saling Asah, Saling Asih, dan Saling Asuh”, kegiatan tersebut berlangsung khidmat sekaligus meriah. Ratusan warga keturunan Jawa, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah turut memadati lokasi acara.

Wakil Bupati Merangin, H. A. Khafidh, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PKJM, hadir bersama Wakil Ketua DPRD Merangin Herman Effendi yang tampil mengenakan busana adat Jawa. Turut hadir Ketua PKJM Amir Ahmad, Ketua Panitia Akhoi, para pengurus PKJM, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.
Dalam sambutannya, H. A. Khafidh mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persatuan, mempererat tali persaudaraan, dan melestarikan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan para leluhur sebagai bagian dari kekayaan daerah.
Ia juga memperkenalkan satu per satu kepala OPD dan pejabat di lingkungan Pemkab Merangin yang berasal dari kalangan masyarakat Jawa.
Menurutnya, keberadaan mereka di pemerintahan diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
“Ibu-ibu dan bapak-bapak jangan sungkan jika ada yang ingin dibantu dalam berbagai urusan dengan para pejabat dari warga Merangin asal Jawa ini,” ujar Khafidh yang disambut tepuk tangan para tamu undangan.
Wabup menegaskan, semangat gotong royong, saling membantu, dan menjaga kerukunan merupakan nilai luhur yang harus terus dipertahankan demi mendukung pembangunan dan kemajuan Kabupaten Merangin.
Sebagai ungkapan rasa syukur, rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan Sesepuh PKJM H. Mat Agung bersama H. A. Khafidh. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada perwakilan sesepuh perempuan PKJM sebagai simbol penghormatan dan kebersamaan.
Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama yang menyajikan aneka kuliner khas Jawa, dilanjutkan sesi foto bersama dan saling bersalaman sebagai wujud mempererat tali silaturahmi antarwarga PKJM dan para tamu yang hadir. (Red/Kominfo)










