Singkut, Bacajambi.id — 24 September 2026
Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di Kecamatan Singkut melalui pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Payolebar dan melibatkan dua desa, yakni Desa Payolebar dan Desa Siliwangi.
Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini, masing-masing 15 orang dari Desa Payolebar dan 15 orang dari Desa Siliwangi. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Desa Payolebar yang diwakili oleh Sartoyo dari Dusun Sukajadi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekcam Singkut M. Maini, S.Pd.I, perwakilan Daops Manggala Agni Sarolangun Difa Islami, Sekretaris Desa Siliwangi Martin Martio, serta seluruh peserta pelatihan.
Dalam penyampaian materinya, Sekcam Singkut M. Maini menegaskan bahwa pembentukan MPA merupakan langkah penting dalam membentuk relawan yang peduli dan tanggap terhadap lingkungan, khususnya dalam pencegahan kebakaran.
“Relawan MPA ini diharapkan bekerja dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dan upaya melindungi keluarga serta masyarakat dari ancaman kebakaran,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk aktif menyosialisasikan pencegahan kebakaran kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Difa Islami dari Manggala Agni Sarolangun menjelaskan bahwa para peserta dibekali pemahaman dasar mengenai MPA, teknik pengendalian kebakaran, serta pentingnya koordinasi dengan pihak terkait seperti pemadam kebakaran, TNI, dan Polri.
“Kami memberikan pembekalan agar para relawan memahami cara penanganan kebakaran serta mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak di lapangan,” jelasnya.
Bu
Pemateri lainnya, Muhammad Ridho, menambahkan bahwa keberadaan relawan MPA di dua desa tersebut diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan karhutla melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
“Relawan diharapkan bisa mendeteksi dan mencegah potensi kebakaran sejak dini, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait risiko dan sanksi dari tindakan pembakaran lahan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para relawan MPA dapat bekerja sama dengan masyarakat setempat serta bersinergi dengan instansi terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di wilayah Kecamatan Singkut.
(Jtx)











