Baca Jambi – Bank Jambi menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keamanan informasi dan perlindungan transaksi elektronik dengan menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Asosiasi Bank Daerah dan Badan Siber dan Sandi Negara di Kempinski Grand Ballroom A, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Rabu (13/05) lalu.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi hadir bersama Direktur Treasury, IT & Digital Bank Jambi, Achmad Nunung HS serta jajaran direksi BPD-SI se-Indonesia.
Khairul Suhairi mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem keamanan teknologi informasi di lingkungan Bank Pembangunan Daerah (BPD) di tengah meningkatnya ancaman dan risiko kejahatan siber pada sektor perbankan nasional.
“Acara ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem keamanan informasi di lingkungan BPD se-Indonesia, terutama menghadapi tantangan kejahatan siber yang terus berkembang,” ujarnya.
Selain penandatanganan MoU, kegiatan juga diisi dengan keynote speech dari Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi terkait kebijakan mitigasi ancaman siber dan penguatan keamanan data guna mendukung transformasi digital perbankan nasional.
Khairul menegaskan, kehadiran Bank Jambi dalam agenda tersebut merupakan bentuk keseriusan perusahaan dalam meningkatkan tata kelola keamanan informasi dan perlindungan sistem perbankan digital demi memberikan layanan yang aman dan terpercaya kepada masyarakat.
Menurutnya, penguatan sistem keamanan menjadi sangat penting, terlebih setelah sebelumnya sempat terjadi kasus pembobolan dana nasabah akibat serangan peretas yang berdampak terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada sektor perbankan, termasuk Bank Jambi.
“Kami bersama BPD se-Indonesia berupaya agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Karena itu, penguatan perlindungan informasi dan transaksi elektronik bagi nasabah menjadi prioritas,” tegasnya.
Ia menambahkan, Bank Jambi juga terus menjalin koordinasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan sebagai regulator perbankan untuk memastikan sistem keamanan dan layanan digital berjalan optimal.
“Kami berharap kepercayaan masyarakat terhadap Bank Jambi tetap terjaga, dan nasabah merasa aman dalam menyimpan serta melakukan transaksi perbankan bersama Bank Jambi,” tandasnya.











