Jakarta – Komisi Informasi Pusat (KIP) mengabulkan permohonan 57 orang eks pegawai KPK yang meminta agar hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) dibuka kepada publik, Senin (23/02/2026)
Putusan majelis hakimĀ KIP dengan Nomor Perkara XI/KIP-PS/2021 dengan komposisi Rospita Vici Paulyn sebagai Ketua Hakim serta Arya Sandhiyudha dan Samrotunnajah Ismail sebagai anggota majelis hakim.
Majelis Hakim menyatakan bahwa permohonan Ita Khoiriyah dan Hotman Tambunan sebagai representasi IM57+ Institute dikabulkan, sehingga Termohon wajib membuka hasil assessment yang selama ini dirahasikan kepada Ita dan Hotman sebagai korban TWK.
Seluruh pihak yang terlibat dalam TWK wajib memberikan dan membuka dokumen tersebut kepada pemohon. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku bahwa informasi tersebut wajib dibuka.
“Ini bukan hanya kemenangan milik korban TWK saja tetapi merupakan kemenangan bagi segala bentuk intimidasi dan manipulasi terhadap pemberantasan korupsi serta demokrasi,”kata Hotman Tambunan
eks pegawai KPK menyampaikan kepada wartawan dalam rilisnya, Senin (23/2).
Eks pegawai KPK lainya, Ita Khoiriyah menyatakan bahwa: langkah ini adalah satu bentuk kemajuan bagi upaya pemulihan korban TWK KPK yang telah menuntut keadilan sejak 5 tahun.
“Putusan ini adalah satu bentuk kemajuan bagi upaya pemulihan korban TWK KPK,”ujar Ita Khoiriyah.
Menanggapi putusan hakim, Ketua IM57+ Institute, Lakso Anindito, menyatakan bahea putusan hakim merupakan salah satu rangkaian dari advokasi pengembalian 57 pegawai KPK.
“Melalui putusan ini, seharusnya semakin menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk menunda pengembalian 57 pegawai ke KPK oleh Presiden,”tegas
Lakso Anindito. (tugas)











