Merangin – Momen hari lebaran Idul Fitri 1446 H/ 2025 M, anak-anak yang berada di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin nampak bergembira dan bersemangat dengan menaiki buaian putar yang diadakan oleh masyarakat.
Pantauan media ini di lokasi di simpang tiga jalan desa dekat jembatan, Kamis sore (4/4/2024) sekira pukul 17.10 WIB, masyarakat memadati lokasi untuk mengantar anak-anaknya naik buaian putar dengan karcis Rp3 ribu/orang.
Buaian putar terbuat dari kayu dan bambu dibentuk seperti pesawat berjumlah 4 buah dengan tenaga manusia untuk menggerakan buaian tersebut yang diadakan sejak lebaran hari ke- Idul Fitri.
Ketua kelompok yang adakan buaian putar, Usuf (55) saat dimintai tanggapan menuturkan bahwa setiap tahun saat lebaran Idul Fitri dirinya bersama warga yang lain dalam satu kelompok buat buain putar, selain mengais rejeki juga untuk sarana hiburan masyarakat.
“Setiap lebaran Idul Fitri selalu buat buat putar terbuat dari kayu dan bambu, selain untuk mengais rejeki juga untuk sarana anak-anak bermain agar ada hiburan di saat levara,”kata Usuf menyampaikan ke media in.i
Lanjut ia, menuturkan buaian putar di buka saat sore hari sekitar pukul 16.00 WB sampai malam hari. Adapun waktunya akan diadakan sampai anak-anak masuk sekolah.
Usuf kepada media ini mengatakan, dirinya berharap kepada pemerintah daerah bisa membantu alat musik tradisional seperti kendang, seruling dan rebab untuk sarana menghibur masyarakat.
Menariknya yang naik buaian putar bukan hanya anak-anak saja, remaja dan orang dewasa juga ikut naik sehingga menambah semarak lebaran idul Fitri
Beberapa masyarakat yang ikut menonton saat dimintai tanggapan media ini mengatakan merasa senang dengan adanya buaian putar yang diadakan selain sebagai hiburan di hari raya Idul Fitri juga bisa sebagai hiburan bagi anak-anak.
“Senang melihatnya di desa hampir tiap tahun di hari raya Idul Fitri ada buaian putar untuk hiburan anak-anak, semoga tiap tahun terus diadakan,”ucap Reno (28) salah satu warga yang mengajak keluarganya. (tugas)