• Hubungi Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
Minggu, Februari 15, 2026
Bacajambi.id
  • Login
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Bacajambi.id

Mau “Bujuk” Warga, Orang PT SAS Malah Diusir

Baca Jambi by Baca Jambi
4 November 2023
in Daerah
0
Mau “Bujuk” Warga, Orang PT SAS Malah Diusir

Baca Jambi – PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) masih juga berupaya membujuk warga untuk merealisasikan pembangunan stockpile di wilayah Aurkenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Upaya itu membuat warga semakin marah. Alhasil, dua orang suruhan PT SAS diusir warga, saat mencoba melakukan sosialisasi ke warga, di RT 04 Perumahan Aurduri, Kelurahan Aurkenali, Sabtu (4/11/2023) siang.

READ ALSO

Sekda Merangin Zulhifni Ikuti Rakor Bersama Kemenkes Percepat Fasilitas CT Scan dan Mammografi

Kejari Sungai Penuh Geledah Dinas DAMKAR Kota Sungai Penuh terkait Dugaan Penyelewengan Dana Operasional

Puluhan warga yang mengetahui rencana sosialisasi itu mendatangi rumah Ketua RT 04 Aurkenali, Nana Suryana, tempat sosialisasi diadakan. Warga menghentikan kegiatan sosialisasi yang dihadiri beberapa warga tersebut.

Dua perwakilan PT SAS diminta warga keluar dari rumah Nana. Tanpa memberi kesempatan lagi untuk bicara, kedua orang itu langsung diusir segera pergi dari lingkungan Perumahan Aurduri.

“Sudah… tidak usah banyak omong lagi. Cepat tinggalkan tempat ini. Kami tidak butuh sosialisasi kalian. Kami tidak butuh stockpile. Apapun alasannya,” sergah sejumlah warga.

Tokoh masyarakat Perumahan Aurduri, Badaruddin, bisa menenangkan warga yang sudah lama memendam emosi pada PT SAS. Dia meminta klarifikasi langsung dari Nana.

“Kami tetap menolak stockpile yang akan dibangun PT SAS itu. Ini murni keinginan warga, karena kami sudah tahu dampaknya nanti. Apapun alasannya kami tetap menolak,” tegas mantan Ketua RT 03 Aurkenali itu.

Aksi pengusiran orang suruhan PT SAS ini sudah tercium warga sejak kemarin. Tanpa sepengetahuan warga RT 04, termasuk ketua RT-nya, warga sudah siap bergerak jika orang suruhan PT SAS memang jadi datang.

Pertemuan orang suruhan PT SAS dengan warga RT 04 di rumah Nana itu dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Warga yang sudah mengintai langsung turun mendatangi lokasi.

Warga membawa sejumlah poster berisi penolakan terhadap pembangunan stockpile di Aurkenali. Tolak stockpile di Aurkenali dan Mendalo darat. Jangan bunuh kami dengan debu batu bara. Begitu diantara isi poster-poster itu.

Ketua RT 04 Aurkenali, Nana, mengaku awalnya menolak pembangunan stockpile di wilayahnya. Beberapa waktu lalu dia dan bersama sejumlah RT diundang pihak PT SAS ke Restoran Saung Purnama.

Nana juga mengakui ikut menandatangani persetujuan dibangunnya stockpile itu. Dia ikut terpengaruh oleh bujuk rayu pihak PT SAS agar menerima kehadiran stockpile tersebut.

Setelah diberi pengertian oleh warga tentang akibat dan dampak kehadiran stockpile itu, Nana akhirnya menyadari kekeliruannya. Dia menyatakan ikut bersama warga lainnya menolak stockpile.

“Ya, pengetahuan saya kan tidak banyak. Saya tidak tahu bagaimana dampak stockpile itu. Sekarang saya sudah paham,” katanya.

Pengusiran orang suruhan PT SAS juga diikuti oleh puluhan warga dari beberapa RT di Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Lokasi stockpile itu berada di dekat pemukiman mereka.

“Kami warga Desa Mendalo Darat tegas-tegas menolak stockpile itu. Lokasinya sangat dekat tempat tinggal kami. Kami tidak mau menanggung akibatnya nanti,” tandas Cecep, warga RT 21 Desa Mendalo Darat.

Gelombang penolakan pembangunan stockpile di wilayah Aurkenali semakin kencang. Seluruh warga Perumahan Aurduri menolaknya. Kalaupun ada ketua RT yang setuju, itu bersifat pribadi, bukan mewakili warga.

Informasi yang didapat, saat ini hanya ada 2 ketua RT yang menyatakan setuju pada pembangunan stockpile itu. Sementara warga mereka menyatakan menolak.

“Hampir seluruh warga Perumahan Aurduri ini menolak stockpile itu. Kalaupun ada ketua RT yang setuju, itu pribadi yang bersangkutan saja. Warganya tetap menolak,” tambah Sarif, tokoh masyarakat lainnya.

Menurut mantan aktivis ini, penolakan terhadap stockpile di Aurkenali tidak bisa ditawar-tawar. Penolakan dilakukan untuk menyelamatkan warga, terutama anak-anak dari bahaya yang ditimbulkan batu bara. (Red)

Related Posts

Sekda Merangin Zulhifni Ikuti Rakor Bersama Kemenkes Percepat Fasilitas CT Scan dan Mammografi
Daerah

Sekda Merangin Zulhifni Ikuti Rakor Bersama Kemenkes Percepat Fasilitas CT Scan dan Mammografi

Kejari Sungai Penuh Geledah Dinas DAMKAR Kota Sungai Penuh terkait Dugaan Penyelewengan Dana Operasional
Daerah

Kejari Sungai Penuh Geledah Dinas DAMKAR Kota Sungai Penuh terkait Dugaan Penyelewengan Dana Operasional

Pemkab Merangin Gelar Goro dan Senam Bersama Lintas OPD
Daerah

Pemkab Merangin Gelar Goro dan Senam Bersama Lintas OPD

Kejati Jambi Lakukan Penggeledahan dan Sita Barang Bukti di Kantor Sekretariat DPRD Merangin dugaan Perkara Korupsi Tahun 2019-2024
Daerah

Kejati Jambi Lakukan Penggeledahan dan Sita Barang Bukti di Kantor Sekretariat DPRD Merangin dugaan Perkara Korupsi Tahun 2019-2024

Kepala Balitbangda Merangin Gelar Syukuran Purna Tugas dihadiri Wabup Khafied  Moein
Daerah

Kepala Balitbangda Merangin Gelar Syukuran Purna Tugas dihadiri Wabup Khafied  Moein

Bupati M.Syukur Salurkan Perlengkapan Sekolah Gratis, Kepsek Diminta Antar ke Rumah Siswa
Daerah

Bupati M.Syukur Salurkan Perlengkapan Sekolah Gratis, Kepsek Diminta Antar ke Rumah Siswa

Next Post
Ketua DPRD Edi Purwanto Gunakan Syal Palestina Pimpin Rapat Paripurna

Ketua DPRD Edi Purwanto Gunakan Syal Palestina Pimpin Rapat Paripurna

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

No Content Available
Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

EDITOR'S PICK

West Java to review Meykardah project amid alleged bribery case

Bea Cukai Jambi dan Rokok Illegal, Antara Menggempur atau Digempur?

Bea Cukai Jambi dan Rokok Illegal, Antara Menggempur atau Digempur?

Kementerian PANRB dan BKN Bahas Implementasi UU ASN Bersama DPD RI

Kementerian PANRB dan BKN Bahas Implementasi UU ASN Bersama DPD RI

Musrenbang RKPD 2025 Tanjabtim, Bupati Romi Sampaikan 5 Poin Strategis Pembangunan

Musrenbang RKPD 2025 Tanjabtim, Bupati Romi Sampaikan 5 Poin Strategis Pembangunan

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pasang Iklan

© 2023 BacaJambi.ID

No Result
View All Result
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN

© 2023 BacaJambi.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In