SAROLANGUN, Bacajambi.id — Pemerintah Desa Bukit Murau, Kecamatan Singkut, menggelar musyawarah persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Transmigrasi ke-50 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Desa Bukit Murau, Kamis (16/9/2026), dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Musyawarah tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Bukit Murau Nuryadi, Babinsa Rizal Ilahi, Ketua BPD Suparto beserta anggota, tokoh masyarakat seperti Sudiro, Selamat Kastalo, Saridi, Sukadi, serta perwakilan lembaga adat Wagino dan perangkat desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Nuryadi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh pemuda dan tokoh adat, untuk bersama-sama menyukseskan peringatan HUT Transmigrasi ke-50. Ia menekankan pentingnya musyawarah sebagai wadah menyatukan ide, saran, dan dukungan, termasuk dalam hal pendanaan kegiatan.
“Kami mengundang para tokoh masyarakat dan para sesepuh untuk bermusyawarah, guna mendapatkan masukan serta dukungan agar perayaan ini dapat terlaksana dengan baik dan meriah,” ujar Nuryadi.
Sementara itu, Ketua BPD Suparto menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tokoh masyarakat yang turut berpartisipasi dalam persiapan kegiatan tersebut. Ia berharap adanya dukungan dari masyarakat, termasuk bantuan dana yang bersifat sukarela, demi kelancaran acara.
“Kami sangat mengharapkan kerja sama seluruh masyarakat agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses dan penuh kebersamaan,” katanya.
Tokoh masyarakat Sudiro juga menyampaikan apresiasi terhadap rencana peringatan HUT Transmigrasi ke-50. Menurutnya, masyarakat Desa Bukit Murau memiliki semangat tinggi untuk merayakan momen bersejarah tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas program transmigrasi yang telah membawa perubahan dalam kehidupan mereka.
“Kita patut bersyukur karena melalui program transmigrasi, kehidupan masyarakat menjadi lebih baik, baik dari segi ekonomi maupun kesejahteraan. Momentum ini harus terus diperingati setiap tahun agar generasi mendatang tidak melupakan sejarah,” ungkap Sudiro.
Ia juga mengusulkan agar peringatan HUT Transmigrasi tidak hanya dilakukan sekali, tetapi dapat menjadi agenda rutin tahunan desa.
Menutup kegiatan, Kepala Desa Nuryadi berharap peringatan HUT Transmigrasi ke-50 ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mengenang perjalanan sejarah transmigrasi di Desa Bukit Murau.
“Semoga melalui peringatan ini, kita semakin memahami pentingnya sejarah transmigrasi dan terus berupaya membangun desa menjadi lebih maju,” pungkasnya.
(Jtx)











