Sarolangun, Bacajambi.id 12 Agustus 2026 Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menggelar kegiatan Sosialisasi Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula EG Cafe and Resto Sarolangun dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sarolangun, , beserta jajaran pejabat daerah.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, perusahaan, dan pelaku UMKM mengenai langkah-langkah pencegahan serta penanganan awal kebakaran, khususnya di wilayah yang rawan terjadi kebakaran di Kabupaten Sarolangun.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Mulyadi, para staf ahli seperti Hendriman dan Kasyadi, Kepala Bagian Pemerintahan Hukum dan Politik Hendrik Andi Lala, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Trianto. Selain itu, hadir pula perwakilan BUMN, BUMD, dan pihak perbankan se-Kabupaten Sarolangun.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Trianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai perusahaan dan pelaku UMKM. Ia berharap sosialisasi ini mampu meningkatkan kesadaran serta profesionalisme dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Sarolangun, , yang berhalangan hadir karena tugas di luar daerah.
Wakil Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Sarolangun termasuk wilayah dengan risiko kebakaran yang cukup tinggi, terutama menjelang musim kemarau panjang sebagaimana informasi dari BMKG. Ia mengingatkan bahwa kebakaran besar seringkali berawal dari api kecil yang tidak segera ditangani.
“Upaya pencegahan harus dimulai dari hal-hal kecil. Penanganan dini terhadap api kecil sangat penting agar tidak berkembang menjadi kebakaran besar yang merugikan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dampak kebakaran tidak hanya merugikan secara materiil, tetapi juga dapat mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat sangat diperlukan.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berharap kegiatan sosialisasi seperti ini dapat terus ditingkatkan, serta mendorong petugas pemadam kebakaran untuk tetap semangat, aktif, dan kreatif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Semoga ke depan kita semua semakin waspada terhadap bahaya kebakaran dan mampu meminimalisir risiko yang ada, khususnya di Kabupaten Sarolangun,” tutupnya.
(Jtx)











