Tanjab Timur – Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat sejarah baru di sektor pendidikan. Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, resmi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), di Tangerang, Kamis (30/7/2026).
Melalui penandatanganan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menghibahkan lahan seluas 21 hektare yang berada di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) sebagai lokasi pembangunan sekolah unggulan nasional tersebut.
Langkah ini sekaligus menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur mendukung pembangunan hingga operasional Sekolah Nasional Terintegrasi yang ditargetkan mulai menerima peserta didik pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepercayaan pemerintah pusat kepada Tanjung Jabung Timur bukan tanpa alasan. Pada tahun 2026, hanya 17 kabupaten/kota di Indonesia yang ditunjuk untuk mengoperasikan Sekolah Nasional Terintegrasi, dan Tanjung Jabung Timur menjadi salah satu daerah yang berhasil memperoleh kesempatan tersebut.
Bupati Dillah Hikmah Sari mengatakan, kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Menurutnya, sekolah ini akan menjadi wadah pembinaan bagi siswa-siswi berprestasi agar mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Ini bukan sekadar pembangunan sekolah, tetapi langkah strategis untuk menyiapkan generasi unggul yang akan menjadi motor pembangunan Tanjung Jabung Timur di masa depan,” ujarnya.
Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program strategis pemerintah dalam memperluas pemerataan akses pendidikan berkualitas di berbagai daerah. Dengan fasilitas dan sistem pembelajaran yang terintegrasi, sekolah ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang kompetitif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Usai penandatanganan NPHD, pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi akan memasuki tahap persiapan pelaksanaan. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyatakan siap bersinergi dengan Kemendikdasmen agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai target hingga sekolah mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Masuknya Tanjung Jabung Timur sebagai salah satu daerah pelaksana program nasional ini menjadi tonggak penting bagi kemajuan dunia pendidikan di daerah. Selain memperluas akses pendidikan berkualitas, kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi diharapkan membuka peluang lebih besar bagi putra-putri terbaik Tanjung Jabung Timur untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi di tingkat nasional. (Red/Rls)











