SAROLANGUN, Bacajambi.id — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sarolangun terus bergerak memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.
Tidak hanya menyalurkan dana zakat untuk kaum dhuafa dan penerima manfaat lainnya, Baznas Sarolangun juga menghadirkan program pengobatan gratis, bantuan bagi keluarga yang mendampingi pasien berobat, bantuan permodalan usaha kecil, bantuan pembangunan masjid hingga program pendidikan.
Pada Selasa (6/10/2026), Baznas Sarolangun menerjunkan tiga tim untuk melaksanakan penyaluran dana zakat di tiga desa di Kecamatan Singkut, yakni Desa Siliwangi, Desa Sungai Gedang dan Desa Payolebar.
Selain penyaluran zakat fisabilillah dan santunan bagi masyarakat miskin, dalam kegiatan tersebut Baznas juga menyosialisasikan berbagai program yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk pengobatan gratis dan bantuan bagi pendamping keluarga yang menjalani pengobatan dengan masing-masing bantuan sebesar Rp1 juta.
Tim I yang dipimpin langsung Ketua Baznas Kabupaten Sarolangun, Imam Haramein, S.H.I., M.H.I., melaksanakan kegiatan di Desa Siliwangi.
Dalam kesempatan tersebut, Imam menjelaskan bahwa kegiatan Baznas bukan hanya sebatas penyaluran dana zakat. Baznas juga berupaya memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat melalui program pengobatan gratis.
“Alhamdulillah, sebanyak 45 orang tadi sempat kami layani melalui pengobatan gratis. Masyarakat sangat merespons dengan baik karena warga merasa tertolong dengan adanya pengobatan yang langsung dilakukan di tempat,” ujar Imam.
Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga pelayanan kesehatan gratis dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di desa-desa di seluruh Kabupaten Sarolangun.
Imam juga mengatakan, Baznas Sarolangun masih memiliki banyak program yang ingin dikembangkan untuk memberikan pelayanan lebih optimal kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan kita bersama Pemerintah Kabupaten Sarolangun dapat bersinergi lebih baik lagi untuk Kabupaten Sarolangun yang maju,” katanya.
Sementara itu, Tim II yang dipimpin Wakil Ketua I Baznas Sarolangun, Rofi’i Ahmad, S.Ag., M.Pd., melaksanakan kegiatan di Desa Sungai Gedang.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas menyalurkan santunan zakat fisabilillah dan bantuan bagi masyarakat miskin kepada 72 mustahik.
Selain bantuan zakat, masyarakat juga mendapatkan sosialisasi mengenai sejumlah program Baznas, salah satunya bantuan permodalan tanpa agunan bagi pelaku usaha kecil.
Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha secara bertahap sehingga perekonomian dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat dapat meningkat.
Baznas Sarolangun juga menyampaikan adanya program bantuan pembangunan masjid serta perhatian terhadap masyarakat yang tidak memiliki usaha dan kehidupannya masih bergantung kepada orang lain.
Baznas akan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memperoleh data masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan, sehingga dapat menjadi prioritas penerima manfaat.
Selanjutnya, Tim III yang dipimpin Wakil Ketua II dan III Baznas Sarolangun, Syamsuri, S.Pd.I., dan Masda Lena, S.Pd.I., melaksanakan penyaluran zakat di Desa Payolebar.
Sebanyak 73 mustahik menerima penyaluran dana zakat secara langsung.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas juga menyosialisasikan sejumlah program lainnya, termasuk bantuan honor guru madrasah sebesar Rp100 ribu per bulan serta program beasiswa pendidikan tingkat perguruan tinggi untuk mahasiswa semester VII dan VIII sebesar Rp3 juta.
Untuk mendapatkan bantuan tersebut, calon penerima harus memenuhi persyaratan, salah satunya memiliki surat keterangan tidak mampu dari pemerintah desa.
Melalui berbagai program tersebut, Baznas Sarolangun berharap dapat terus memperluas jangkauan pelayanan dan meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Sarolangun dan pemerintah desa.
Ketua Baznas Sarolangun Imam Haramein bersama j











