Baca Jambi – Upaya memperkuat kedisiplinan dan profesionalisme petugas terus digalakkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi.
Pada Senin (16/3/2026), Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Riko Hamdan memberikan pengarahan tegas kepada seluruh anggota pengamanan agar taat sepenuhnya pada Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kegiatan di lingkungan Lapas ini diikuti jajaran petugas pengamanan dengan khidmat.
Riko Hamdan menegaskan, petugas pengamanan adalah garda terdepan penjaga stabilitas, ketertiban, dan keamanan Lapas. “Setiap tindakan harus terukur, sesuai aturan, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Penerapan SOP pengamanan jadi prioritas mutlak. Riko mengingatkan poin krusial seperti patroli rutin, pemeriksaan ketat barang dan orang keluar-masuk, serta pengawasan melekat terhadap warga binaan di setiap blok.
Petugas juga wajib jalankan rolling jaga tertib, lengkapi administrasi harian, dan deteksi dini potensi gangguan.
Penggunaan CCTV, alat komunikasi, serta kunci pengamanan harus sesuai standar—jangan sampai disalahgunakan.
Selain itu, Riko perkuat prinsip 3P (Pengawasan, Pengamanan, Pembinaan) plus deteksi dan cegah dini.
Di situasi darurat, pahami prosedur pengendalian gangguan, pelaporan berjenjang, dan koordinasi pihak terkait.
“Setiap petugas harus paham dan jalankan SOP konsisten. Ini bukan hanya jaga keamanan, tapi tanggung jawab moral dan profesional sebagai aparatur negara,” ujar Mantan Kepala KPLP Lapas Narkotika Sabak ini.
Ia juga ingatkan jaga integritas, hindari pelanggaran yang rusak kepercayaan publik.
“Keamanan Lapas ditentukan sistem plus komitmen petugas,” tambahnya.
Penguatan ini bagian komitmen Lapas Kelas IIA Jambi tingkatkan pengamanan profesional dan humanis. Dengan disiplin SOP, lingkungan Lapas diharap aman, tertib, dan kondusif berkelanjutan. (Red)











