Baca Jambi – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali makna kemerdekaan, termasuk dalam membangun sumber daya manusia melalui pendidikan.
Bagi Harmonis, S.Pd.I., MM, Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, semangat kemerdekaan memiliki makna yang sangat erat dengan dunia pendidikan. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan bagi setiap generasi untuk mendapatkan pendidikan, mengembangkan potensi, serta berkontribusi dalam membangun bangsa.
Mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan, kreativitas dan daya saing.
Khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), pendidikan memiliki tantangan sekaligus peluang besar dalam mempersiapkan generasi yang siap menghadapi perkembangan dunia kerja dan dunia industri.
Menurut Harmonis, penguatan pendidikan vokasi menjadi bagian penting dalam mengisi kemerdekaan. Peserta didik SMK perlu dibekali kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, tanggung jawab dan kecintaan terhadap bangsa.
Kemajuan teknologi dan perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut lembaga pendidikan untuk terus melakukan inovasi. Karena itu, sekolah, guru, dunia usaha dan dunia industri perlu membangun kolaborasi agar lulusan SMK memiliki kompetensi yang relevan serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Semangat kemerdekaan juga berarti memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak-anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Pemerataan akses, peningkatan mutu pembelajaran dan penguatan kompetensi peserta didik menjadi bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang berkeadilan.
Dalam konteks tersebut, guru dan tenaga kependidikan memiliki posisi penting. Mereka bukan hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Bagi Harmonis, perjuangan mengisi kemerdekaan di era sekarang dapat dilakukan melalui pendidikan, prestasi, inovasi dan karya nyata. Generasi muda harus dipersiapkan agar mampu menjadi pelaku pembangunan sekaligus menjaga nilai-nilai yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh insan pendidikan untuk terus bergerak meningkatkan kualitas pendidikan.
Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diteruskan melalui perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari jadikan pendidikan sebagai kekuatan untuk membangun generasi unggul, berkarakter, berdaya saing dan siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju,” tutupnya. (Jurnal Opini)











