• Hubungi Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
Selasa, April 21, 2026
Bacajambi.id
  • Login
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Bacajambi.id

Satu hari KPK OTT di 3 Lokasi, Prasward Nugraha : Tanda Kembalinya KPK Bertaring Lagi

BACA JAMBI by BACA JAMBI
19 Desember 2025
in HUKRIM, NASIONAL, Pemerintahan, RAGAM
0
KPK Lakukan OTT Berturut-Turut, Mantan Penyidik KPK Prasward Nugroho : OTT Efektif Ungkap Korupsi

Photo : Prasward Nugraha, Mantan Penyidik Senior KPK dan Ketua IM57+Institute

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) pada hari Kamis (18/12/2025) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di 3 (tiga) tempat diantaranya di Banten, Bekasi dan Kalimatan Selatan serta  mengamankan beberapa orang serta barang bukti

READ ALSO

Dua ekor Buaya Muncul di Lubuk Larangan Desa Gelanggang Sungai Manau, Masyarakat diminta Waspada

‎Waka Polres Sarolangun Pimpin Langsung Apel Siaga Karhutla 2026 Siap Perkuat Sinergi Lintas Instansi ‎

Adanya OTT KPK di 3 (tiga) lokasi tersebut dalam satu hari yang sama, tidak luput mendapat perhatian dari mantan penyidik senior KPK dan mantan Ketua IM57+Institute, Prasward Nugroho menanggapi bahwa sebagai tanda kembalinya KPK yang bertaring.

“Kami sampaikan apresiasi dan selamat yang sebesar-besarnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas keberhasilannya melaksanakan berbagai Operasi Tangkap Tangan (OTT), di mana sepanjang tahun ini telah tercatat 11 kali OTT dengan 4 di antaranya terjadi pada bulan Desember,”kata Prasward Nugroho menyampaikan ke media dalam rilisnya, Jumat (19/12/2025).

Lanjut ia, mengatakan intensitas dan konsistensi aksi nyata ini merupakan bukti nyata semangat juang yang terus menyala di tubuh lembaga, tetapi juga menjadi hadiah terbaik dari KPK untuk menyambut peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) karena bagi rakyat, keadilan sejati terwujud bukan dari janji, melainkan dari aksi nyata dan keberanian tak kenal henti untuk membersihkan bangsa dari korupsi.

Pertama, frekuensi OTT yang tinggi memang menciptakan kesan ofensif dan agresif, yang kerap diasosiasikan dengan “taring” lembaga penegak hukum.

Secara psikologis publik, aksi nyata dan berulang di lapangan dapat memulihkan kepercayaan bahwa lembaga tersebut aktif bekerja. Namun, dalam perspektif penegakan hukum yang substansial, “taring” tidak diukur dari jumlah operasi, melainkan dari kualitas dan keberlanjutan setiap kasus yang ditangani.

“OTT hanyalah tahap pembukaan. Taring yang sesungguhnya adalah ketajaman penyidikan, ketangguhan menghadapi tekanan politik, dan keteguhan menuntaskan semua jalur perkara hingga tuntas di pengadilan dengan pemulihan aset negara yang optimal,”ujarnya.

Kedua, sejarah membuktikan bahwa fase “taring” KPK kerap diuji bukan di saat penangkapan, tetapi di meja penyidikan dan persidangan.

Banyak kasus besar diawali OTT spektakuler, namun kemudian menghadapi tantangan rumit seperti berkas yang dikembalikan, tersangka yang dibebaskan, atau vonis yang tidak sebanding dengan kerugian negara.

Oleh karena itu, kembalinya KPK bertaring baru akan terbukti jika intensitas operasi di lapangan diiringi dengan intensitas keberhasilan di tingkat penyidikan, penuntutan, dan eksekusi.
Konsistensi inilah yang akan membedakan antara momen euforia dengan transformasi kelembagaan yang sesungguhnya.

Ketiga, KPK yang telah melakukan OTT sebanyak tiga kali dalam sehari pada tanggal 18 Desember 2025 kemarin dapat dibaca sebagai sinyal kuat bahwa lembaga ini sedang dalam proses comeback untuk mengasah kembali taringnya.

“Aksi ofensif dan simultan ini bukan hanya sekadar demonstrasi kapasitas operasional, melainkan sebuah pernyataan politis bahwa KPK kembali mengambil inisiatif dan tidak takut untuk bertindak tegas, meski menyentuh ranah yang selama ini dianggap sensitif,”ucap Prasward.

Namun, momentum comeback ini baru akan bermakna substantif dan mengkristal sebagai bukti bahwa KPK benar-benar bertaring jika keberhasilan OTT ini diikuti dengan proses hukum yang berkelanjutan, yakni proses penyidikan yang mendalam hingga ke akarnya, penuntutan tanpa tebang pilih, serta proses pengadilan yang lurus.

Keempat, intensitas OTT adalah sinyal yang diperlukan namun belum cukup untuk menyatakan KPK telah kembali bertaring. Walau demikian, ini adalah momentum awal yang harus dijaga dan dibuktikan dengan konsistensi pada tahap berikutnya yang lebih berat.

“Kita harus tetap apresiasi setiap aksi nyata yang dilakukan oleh KPK untuk memberantas korupsi. Taring KPK yang sesungguhnya akan terpancar dari ketegasannya menolak intervensi, ketajamannya mengungkap jaringan, dan keadilan hasil akhir yang dirasakan publik,”imbuhnya. (tugas/abi)

Tags: Kasus KorupsiKPKMantan Ketua IM57+InstituteMantan Penyidik KPKOperasi Tangkap Tangan (OTT)Prasward Nugraha

Related Posts

Dua ekor Buaya Muncul di Lubuk Larangan Desa Gelanggang Sungai Manau, Masyarakat diminta Waspada
DINAS PUPR PROVINSI JAMBI

Dua ekor Buaya Muncul di Lubuk Larangan Desa Gelanggang Sungai Manau, Masyarakat diminta Waspada

‎Waka Polres Sarolangun Pimpin Langsung Apel Siaga Karhutla 2026 Siap Perkuat Sinergi Lintas Instansi  ‎
HUKRIM

‎Waka Polres Sarolangun Pimpin Langsung Apel Siaga Karhutla 2026 Siap Perkuat Sinergi Lintas Instansi ‎

‎  ‎Tindakan Tegas Polres Sarolangun Tersangka Tambang Ilegal Lansung Di Limpahkan Ke Kejati Sarolangun
HUKRIM

‎ ‎Tindakan Tegas Polres Sarolangun Tersangka Tambang Ilegal Lansung Di Limpahkan Ke Kejati Sarolangun

Jaksa Agung ST.Burhanuddin Beri Pengarahan di Acara ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026
NASIONAL

Jaksa Agung ST.Burhanuddin Beri Pengarahan di Acara ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026

Waspada Inflasi dan Krisis Global, Mendagri Ajak Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
NASIONAL

Waspada Inflasi dan Krisis Global, Mendagri Ajak Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan

‎Pelatihan Public Speaking Call Center 110, Polda Jambi Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik  ‎
HUKRIM

‎Pelatihan Public Speaking Call Center 110, Polda Jambi Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik ‎

Next Post
NIP PPPK Paruh Waktu Kabupaten Merangin  Yang Sudah di Proses BKN Berjumlah 2.984

NIP PPPK Paruh Waktu Kabupaten Merangin Yang Sudah di Proses Berjumlah 3.208

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

No Content Available
Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

EDITOR'S PICK

Awali Safari Ramadhan di Pijoan, Gubernur Al Haris: Tingkatkan Silaturahmi dan Perkuat Keimanan

Awali Safari Ramadhan di Pijoan, Gubernur Al Haris: Tingkatkan Silaturahmi dan Perkuat Keimanan

Bupati Batang Hari Ikuti Acara Kenal Pamit Dandim 0414/Jambi

Bupati Batang Hari Ikuti Acara Kenal Pamit Dandim 0414/Jambi

Bupati Batanghari Jalin Kerjasama dengan Dirjen Pajak dan Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI

Bupati Batanghari Jalin Kerjasama dengan Dirjen Pajak dan Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI

Bupati Merangin Pimpin Rakor Penguatan dan Stategi Implementasi SAKIP

Bupati Merangin Pimpin Rakor Penguatan dan Stategi Implementasi SAKIP

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pasang Iklan

© 2023 BacaJambi.ID

No Result
View All Result
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN

© 2023 BacaJambi.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In