Sarolangun,Bacajambi.id Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang kepala desa di Kabupaten Sarolangun menghebohkan warga. Oknum Kepala Desa Sungai Merah, Kecamatan Pelawan, berinisial Y, diduga melakukan pencabulan terhadap lima remaja laki-laki di bawah umur.
Peristiwa yang selama ini disebut-sebut tertutup rapat itu akhirnya mencuat ke publik setelah pihak keluarga korban memberanikan diri melapor, Selasa (29/9/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan perbuatan asusila tersebut telah berlangsung hampir dua tahun. Para korban berusia antara 15 hingga 18 tahun dan diduga kerap menjadi sasaran dengan cara dirayu menggunakan iming-iming uang serta minuman.
Kasus ini mulai terungkap pada 17 September 2026 di area perkebunan warga yang berada tidak jauh dari lapangan sepak bola desa setempat.
Saat itu, salah satu korban berinisial S dihubungi pelaku dan diajak bertemu. Namun, karena sudah beberapa kali mengalami perlakuan serupa, korban bersama rekannya menyusun rencana untuk mengungkap perbuatan pelaku.
Korban kemudian menyembunyikan ponsel untuk merekam kejadian tersebut.
Sekitar pukul 23.54 WIB, saat dugaan tindakan asusila itu terjadi, seluruh aksi pelaku terekam. Menyadari dirinya direkam, pelaku disebut panik dan langsung menghentikan perbuatannya sebelum melarikan diri.
Pihak keluarga korban menyebut, selama ini para korban memilih diam karena takut dan merasa terancam. Namun, setelah bukti rekaman berhasil diamankan, mereka akhirnya berani bersuara.
“Kami minta aparat penegak hukum, khususnya Polres Sarolangun, segera menindaklanjuti laporan ini. Sudah terlalu lama korban hidup dalam ketakutan,” ujar perwakilan keluarga korban.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terduga pelaku maupun kepolisian terkait laporan tersebut.
Masyarakat berharap aparat dapat menangani kasus ini secara cepat, transparan, dan memberikan keadilan bagi para korban.
(Jtx)











