Sarolangun ,Bacajambi.id Fajar belum sepenuhnya menyingsing ketika langkah aparat kepolisian memecah sunyi di wilayah Desa Lesung Batu. Di balik operasi senyap itu, satu nama yang selama ini menjadi bayang-bayang keresahan warga akhirnya berhasil diringkus. MK alias ID, pria yang diduga sebagai spesialis pencurian sepeda motor, tak lagi bisa mengelak.
Penangkapan yang berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026 sekitar pukul 04.00 WIB itu menjadi titik akhir dari serangkaian aksi yang selama ini meresahkan masyarakat. Bukan sekadar satu atau dua kejadian—dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku telah beraksi hingga 13 kali di wilayah hukum Polres Sarolangun.
Kasus ini bermula dari laporan seorang korban di Desa Pelawan, Kecamatan Pelawan. Saat itu, sepeda motor miliknya dipinjam oleh seorang teman untuk keperluan menjemput anak. Namun tak lama berselang, kabar mengejutkan datang—motor tersebut dibawa kabur oleh orang tak dikenal. Upaya pengejaran yang dilakukan keluarga korban berakhir sia-sia. Harapan pun digantungkan pada laporan resmi ke pihak kepolisian.
Sejak saat itu, tim Satreskrim Polres Sarolangun bergerak dalam senyap. Jejak demi jejak ditelusuri, informasi dihimpun, hingga akhirnya mengarah pada satu titik: Desa Lesung Batu.
Pagi buta itu menjadi saksi ketika buruan panjang tersebut berakhir. Tanpa perlawanan berarti, tersangka berhasil diamankan. Dalam pemeriksaan, pengakuannya membuka tabir lebih luas—aksi pencurian yang selama ini terjadi ternyata bukan peristiwa tunggal, melainkan bagian dari rangkaian kejahatan yang terstruktur dan berulang.
Kini, aparat kepolisian masih terus mengembangkan kasus tersebut. Sejumlah lokasi yang disebutkan tersangka tengah didalami, sementara barang bukti berupa sepeda motor hasil curian masih dalam proses penelusuran.
Kasat Reskrim Polres Sarolangun menegaskan bahwa penyidikan belum berhenti. “Kami masih mengembangkan pengakuan tersangka terkait 13 lokasi kejadian, termasuk menelusuri keberadaan barang bukti,” ujarnya.
Di sisi lain, peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan. Kendaraan bermotor yang kerap dianggap aman, ternyata bisa menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan yang terus mencari celah.
Polres Sarolangun pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan. Di tengah meningkatnya mobilitas dan aktivitas warga, peran serta masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kini, satu pelaku telah diamankan. Namun, cerita di balik 13 aksi pencurian itu masih terus diurai. Pertanyaannya, berapa banyak lagi yang belum terungkap?
(Jtx)











