• Hubungi Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
Jumat, Oktober 9, 2026
Bacajambi.id
  • Login
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Bacajambi.id
k

Sikapi Gejolak Geopolitik Global, OJK Pastikan Fundamental dan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga

R3daksi by R3daksi
22 Mei 2026
in Berita OJK
0
Sikapi Gejolak Geopolitik Global, OJK Pastikan Fundamental dan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga

Oplus_131072

Baca Jambi — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mencermati perkembangan perekonomian global yang masih dibayangi gejolak geopolitik dan kenaikan harga minyak dunia. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya volatilitas pasar keuangan global serta penguatan indeks dolar AS yang memicu fluktuasi nilai tukar di negara-negara emerging markets.

Di tengah situasi tersebut, fundamental perekonomian Indonesia dinilai tetap resilien, didukung tingkat inflasi yang terkendali serta momentum pertumbuhan ekonomi domestik yang masih cukup tinggi.

READ ALSO

OJK Tetapkan Perlakuan Khusus Kredit/Pembiayaan bagi Debitur Terdampak Bencana di NTT

OJK Luncurkan RP3I 2026-2030, Perkuat Resiliensi Dan Peran Perbankan Sebagai Penggerak Ekonomi

Secara berkesinambungan, OJK melakukan monitoring intensif terhadap perkembangan kinerja industri perbankan, termasuk mencermati tren pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) berdasarkan jenis valuta.

Pada April 2026, DPK tumbuh sebesar 11,39 persen secara tahunan (year on year/yoy), yang didominasi DPK dalam denominasi rupiah dengan pertumbuhan sebesar 11,49 persen (yoy). Pertumbuhan DPK rupiah didorong oleh giro yang tumbuh 23,25 persen (yoy), tabungan 7,88 persen (yoy), dan deposito 6,91 persen (yoy).

Sementara itu, DPK valas secara tahunan tumbuh sebesar 10,87 persen (yoy), dengan rincian giro valas tumbuh 3,15 persen (yoy), tabungan valas 23,21 persen (yoy), dan deposito valas 22,00 persen (yoy).

Sejalan dengan hal tersebut, jumlah rekening DPK hingga April 2026 mencapai 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy), yang sebagian besar masih didominasi rekening denominasi rupiah.

“Sejak awal 2026, kami melihat memang terdapat peningkatan porsi DPK valas terhadap total DPK. Namun demikian, peningkatan tersebut masih tergolong wajar sehingga porsinya terhadap total DPK relatif stabil pada kisaran 15 persen hingga 16 persen,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae.

Meningkatnya porsi DPK valas, khususnya pada deposito, dipengaruhi suku bunga deposito valas yang ditawarkan bank-bank besar yang cukup kompetitif. Kebijakan tersebut juga menjadi insentif bagi eksportir untuk menempatkan dananya di dalam negeri.

Likuiditas Perbankan Memadai

OJK menegaskan stabilitas keuangan domestik saat ini tetap terjaga. Ketahanan perbankan masih resilien, tercermin dari tingkat permodalan atau Capital Adequacy Ratio (CAR) yang tinggi sehingga mampu menjadi buffer dalam menyerap berbagai risiko.

Kondisi tersebut juga didukung likuiditas perbankan yang memadai. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) pada April 2026 tercatat sebesar 86,88 persen. Sementara rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid terhadap DPK (AL/DPK) masing-masing sebesar 111,13 persen dan 25,39 persen, jauh di atas ambang batas ketentuan masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen.

Dengan kondisi tersebut, fungsi intermediasi serta layanan transaksi valuta asing kepada masyarakat dinilai tetap berjalan dengan baik.

Selain itu, OJK juga terus melakukan monitoring dan evaluasi berkala terkait perubahan nilai tukar dan dampaknya terhadap sektor perbankan. Rasio Posisi Devisa Neto (PDN) perbankan yang konsisten berada jauh di bawah ambang batas maksimum 20 persen dari modal bank menunjukkan bahwa eksposur langsung perbankan terhadap risiko nilai tukar masih relatif terjaga dan terkendali.

Dengan demikian, dampak langsung pelemahan rupiah terhadap stabilitas perbankan dinilai masih terbatas.

Meski demikian, OJK tetap mencermati potensi second round impact yang berasal dari meningkatnya tekanan imported inflation maupun cost-push inflation seiring kenaikan harga minyak global. OJK menilai fluktuasi permintaan valas yang terjadi saat ini merupakan bagian dari respons diversifikasi aset yang wajar dan terukur.

OJK juga terus memperkuat koordinasi kebijakan serta strategi komunikasi publik bersama Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam kerangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) guna memastikan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan tetap kuat menghadapi berbagai tantangan global maupun domestik demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Tags: OJK

Related Posts

OJK Tetapkan Perlakuan Khusus Kredit/Pembiayaan bagi Debitur Terdampak Bencana di NTT
Berita OJK

OJK Tetapkan Perlakuan Khusus Kredit/Pembiayaan bagi Debitur Terdampak Bencana di NTT

OJK Luncurkan RP3I 2026-2030, Perkuat Resiliensi Dan Peran Perbankan Sebagai Penggerak Ekonomi
Berita OJK

OJK Luncurkan RP3I 2026-2030, Perkuat Resiliensi Dan Peran Perbankan Sebagai Penggerak Ekonomi

Perkuat Organisasi, OJK Lantik Pejabat Baru
Berita OJK

Perkuat Organisasi, OJK Lantik Pejabat Baru

OJK Setujui Perluasan Wilayah Usaha Nasional Perusahaan Pengadaian PT Gadai Elektronik Jakarta
Berita OJK

OJK Setujui Perluasan Wilayah Usaha Nasional Perusahaan Pengadaian PT Gadai Elektronik Jakarta

Kinerja dan Integritas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi
Berita OJK

Kinerja dan Integritas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi

OJK Perkuat Pembiayaan UMKM Melalui Pemanfaatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan
Berita OJK

OJK Perkuat Pembiayaan UMKM Melalui Pemanfaatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan

Next Post
Pemprov Jambi Hibahkan 13 Hektare Lahan untuk Pembangunan KODAM, Al Haris: Jambi Sudah Sangat Layak

Pemprov Jambi Hibahkan 13 Hektare Lahan untuk Pembangunan KODAM, Al Haris: Jambi Sudah Sangat Layak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

No Content Available
Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

EDITOR'S PICK

Wali Kota Maulana Apresiasi Gotong Royong Jum’at Bersih Korem 042/Gapu, Dorong Penataan Pasar Talang Banjar

Wali Kota Maulana Apresiasi Gotong Royong Jum’at Bersih Korem 042/Gapu, Dorong Penataan Pasar Talang Banjar

Mantan Penyidik KPK Yudi Purnomo Putuskan Tidak Balik ke KPK, Tetapi Tetap Dukung eks Pegawai Lainnya

Mantan Penyidik KPK Yudi Purnomo Putuskan Tidak Balik ke KPK, Tetapi Tetap Dukung eks Pegawai Lainnya

Cerita Srikandi Perubahan, dari Lapas kini Buka Lapangan Kerja

Cerita Srikandi Perubahan, dari Lapas kini Buka Lapangan Kerja

Wabup Tanjab Barat Buka Turnamen Futsal U-18 AFKAB, Ajang Seleksi Menuju Porprov 2026

Wabup Tanjab Barat Buka Turnamen Futsal U-18 AFKAB, Ajang Seleksi Menuju Porprov 2026

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pasang Iklan

© 2023 BacaJambi.ID

No Result
View All Result
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SELEBRITIS
  • HUKRIM
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN

© 2023 BacaJambi.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In